Rocky Gerung: Jokowi Hadiri Nikahan Atta-Aurel Sekalian Kampanye 3 Periode | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 05 April 2021

Rocky Gerung: Jokowi Hadiri Nikahan Atta-Aurel Sekalian Kampanye 3 Periode

Rocky Gerung: Jokowi Hadiri Nikahan Atta-Aurel Sekalian Kampanye 3 Periode

Rocky-Gerung-Jokowi-Hadiri-Nikahan-Atta-Aurel-Sekalian-Kampanye-3-Periode

DEMOCRAZY.ID - Rocky Gerung turut mengomentari kehadiran Presiden Joko Widodo di pernikahan selebriti Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. 

Rocky menilai bahwa kehadiran Jokowi di hajatan itu adalah bagian dari kampanye periode ketiga.

Seperti diketahui, sebelumnya sangat ramai dibicarakan bahwa jabatan Presiden akan diperpanjang menjadi tiga periode.


Awalnya, Rocky Gerung mempertanyakan kehadiran Presiden di pernikahan selebriti sementara para petugas di lapangan seperti polisi, satpam, dan lain-lain diminta untuk selektif menertibkan hajatan warga.


Rocky menilai bahwa para petugas di daerah itu pasti jengkel terhadap sikap Jokowi tersebut. Maka, menurutnya, simpati publik sudah terus menerus sementara Presiden juga tidak memiliki kepekaan sama sekali.


“Kita pusing tuh merumuskan apa, penyakit apa yang sebetulnya yang dengan diidap Presiden, tuh. Apa ada semacam gangguan kognisi atau ada defisit di dalam estetika kekuasaan sehingga berupaya untuk mencari sensasi,” tandasnya.


Rocky lantas menilai bahwa Presiden menghadiri pernikahan Atta dan Aurel untuk mencari sensasi. 


Bagaimanapun, kata Rocky, yang menikah itu adalah tokoh publik.


"Presiden datang ke situ, berarti Presiden cari sensasi. Bayangkan misalnya kalau yang mengundang adalah tokoh oposisi misalnya, tuh, dan tidak dikenal, Presiden mungkin anggap ‘ya udah deh, dikirim aja Ngabalin kesitu, tuh',” ujarnya.


Tapi sekarang, kata Rocky, kita mengerti bahwa Presiden selalu menginginkan agar ada publikasi dirinya.


“Karena dia masih kampanye, menuju tiga periode dia udah kampanye mulai sekarang tuh. Menghadiri semua kerumunan yang sebetulnya melanggar protokol kesehatan demi kampanye 3 periode. Sehingga dianggap bahwa Presiden sebetulnya sudah dalam keadaan mempersiapkan diri untuk melanjutkan jabatannya. Kan itu kesimpulannya, kan?” ungkapnya.


Lebih lanjut, Rocky menjelaskan bahwa Presiden sengaja menghadiri pernikahan yang disiarkan ke publik sebagai jejak digital bahwa ia peduli pada selebriti yang pernah membantunya dalam kampanye.


Kehadiran Presiden, menurut Rocky adalah bentuk permintaan agar para selebriti itu kembali mendukungnya untuk maju tiga periode.


“Yang lebih gila lagi adalah peristiwa privat diubah jadi peristiwa publik. Ya ini perkawinan tu peristiwa privat, kenapa ditaruh di situs negara? Tentu supaya ada jejak digitalnya bahwa Presiden peduli dengan tokoh-tokoh yang pernah membantu dia dalam kampanye dan minta agar supaya tokoh-tokoh ini, kaum selebritis dukung lagi beliau menuju tiga periode. Kan itu sebetulnya pesan terselubungnya tuh,” katanya. [Democrazy/trk]