Pernah Hina Menag Gus Yaqut 'Gendut', Jozeph Paul Minta Maaf dan Sudah Tobat | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 24 April 2021

Pernah Hina Menag Gus Yaqut 'Gendut', Jozeph Paul Minta Maaf dan Sudah Tobat

Pernah Hina Menag Gus Yaqut 'Gendut', Jozeph Paul Minta Maaf dan Sudah Tobat

Pernah-Hina-Menag-Gus-Yaqut-Gendut-Jozeph-Paul-Minta-Maaf-dan-Sudah-Tobat

DEMOCRAZY.ID - Jozeph Paul Zhang turut menyampaikan permintaan maafnya kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

Di mana beberapa waktu lalu, tersangka penistaan agama ini pernah menghina Menag Gus Yaqut gendut.


Selain meminta permohonan maaf, Jozeph Paul Zhang juga meminta tolong agar Gus Yaqut tidak menuntutnya ke ranah hukum.


"Permohonan maaf saya kepada Gus Yaqut selaku Menteri Agama. Tolong jangan tuntut saya gara-gara ngatain Anda gendut karena saya juga gendut. Tolong yang ini dimaafkan," ujar Jozeph, dilansir dari YouTube Hagios Europe Sabtu, 24 April 2021.


Selanjutnya, Jozeph Paul Zhang juga menyatakan bahwa saat ini dirinya sudah bertobat dan menjadi yang lebih baik dari kemarin.


"Saya tau pernah melakukan banyak hal yang tidak baik di masa lampau, dan teman-teman yang masih sakit hati sama saya," tutur Jozeph.


"Saya mungkin belum sempat minta maaf sama Anda. Saya mau minta maaf buat semua apa yang pernah saya lakukan menyakitkan Anda, bahkan merugikan, bahkan juga menghancurkan keluarga Anda di masa lalu," kata Jozeph lagi.


"Kiranya ampuni saya dan maafkan saya. Karena saya dulu pernah menjadi brengsek. Tapi izinkan hari ini saya untuk bertobat. Supaya ibadah ini murni dan tulus," sambung Jozeph Paul Zhang.


Terakhir, Jozeph meminta doa agar hatinya tetap suci dan putih agar ibadah yang tengah dijalankannya mendapat berkat dari Tuhan Yesus Yang Maha Kuasa.


Sebelumnya, Jozeph Paul juga meminta maaf kepada keluarganya yang menjadi direpotkan usai dirinya mengaku sebagai Nabi ke-26 dan menghina agama Islam.


Sebab kini Polisi akan mendatangi rumah keluarganya yang ada di Indonesia. Akan tetapi, JPZ meminta agar keluarganya tidak takut dengan polisi.


"Percayalah polisi datang itu bukan mau macam-macam dengan Anda. Bukan untuk bikin masalah, tapi justru untuk melindungi Anda. Supaya dimonitor supaya jangan ada orang jahat mendatangi Anda," tukas Jozeph Paul Zhang. [Democrazy/pkry]