Ngeri! Hanya dalam 2 Hari, KKB Bunuh 2 Guru dan Bakar 3 Sekolah di Papua | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Sabtu, 10 April 2021

Ngeri! Hanya dalam 2 Hari, KKB Bunuh 2 Guru dan Bakar 3 Sekolah di Papua

Ngeri! Hanya dalam 2 Hari, KKB Bunuh 2 Guru dan Bakar 3 Sekolah di Papua

Ngeri-Hanya-dalam-2-Hari-KKB-Bunuh-2-Guru-dan-Bakar-3-Sekolah-di-Papua

DEMOCRAZY.ID - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua terus melakukan aksi biadabnya. 

Dalam dua hari, sudah ada dua guru tewas dan tiga sekolah yang dibakar KKB Papua ini.


KKB melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, pada Kamis (8/4/2021) pagi. 


Akibatnya, seorang guru SD bernama Oktovianus Rayo (43) tewas dalam penembakan itu.


"Iya betul (ada guru SD yang tewas)," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi, Kamis (8/4).


Kejadian bermula sekitar pukul 09.50 WIT tadi di Kampung Julukoma, tempat terjadinya penembakan oleh kelompok KKB terhadap masyarakat sipil. 


Orang tak dikenal (OTK) datang ke rumah Oktovianus.


Menurut Kamal, saat itu korban sedang menjaga kios. Tiba-tiba OTK tersebut masuk ke rumah dan langsung melakukan penembakan ke arah korban.


Ternyata, kebiadaban KKB belum juga usai. Penembakan oleh KKB kembali terjadi di kawasan Kabupaten Puncak, Papua. 


Kini Seorang guru SMP bernama Yonatan Randen tewas akibat penembakan tersebut.


Informasi tersebut dibenarkan oleh Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia. 


Dia mengatakan satu orang yang menjadi korban baru penembakan oleh KKB merupakan guru SMPN 1 Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.


"Kami kesulitan komunikasi, informasi sore tadi ada penambakan, korban bernama Yonatan Randen," Kaya Nyoman melalui pesan singkat, Jumat (9/4/2021), yang diterima pukul 22.33 WIT.


TKP penembakan Yonathan berada di rumahnya beralamat Ujung Bandara Beoga, Kabupaten Puncak. 


Peristiwa penembakan terjadi kurang-lebih pukul 16.45 WIT waktu setempat.


Kini jenazah Yonatan Randen informasinya telah dibawa ke puskesmas di wilayah Begoga. 


Pihak kepolisian belum mengetahui umur guru asal Toraja tersebut.


Kini pihak kepolisian pun tengah mengusut penembakan tersebut. [Democrazy/dtk]