Komisaris PT Pelni Mengaku Dihajar Gerombolan Radikalis | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Sabtu, 10 April 2021

Komisaris PT Pelni Mengaku Dihajar Gerombolan Radikalis

Komisaris PT Pelni Mengaku Dihajar Gerombolan Radikalis

Komisaris-PT-Pelni-Mengaku-Dihajar-Gerombolan-Radikalis

DEMOCRAZY.ID - Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto mengaku dihajar gerombolan radikalis.

Menurut Dede, semua akun media sosialnya diserang gerombolan radikalis pasca pencopotan pejabat PT Pelni yang akan menyelenggarakan pengajian Ramadan tanpa izin direksi.


“Semua akun sosmed saya dihajar gerombolan radikalis. Sudah biasa senyumin aja,” kata Dede, dikutip dari akun Twitter miliknya, @kangdede78, Sabtu (10/4).


Dede lantas membagikan pesan yang ditujukan kepada gerombolan radikalis.


“Pesan untuk para radikalis dan teman-temannya yang menyerang saya membuta babik,” kata Dede.


Pesan itu berisi tangkapan layar cuitan Dede sebelumnya tentang akun perempuan bercadar.


Ia mengaku sering di-add akun-akun perempuan bercadar yang terindikasi dari ormas terlarang HTI.


Setelah dikonfirm, kata Dede, mereka langsung inbox dengan segala nasehat propaganda anti pemerintah dengan menyertakan berbagai macam ayat.

 

“Bukan saya alergi, tapi apakah anda sudah bisa seperti saya?,” tanya Dede.


Dede mengaku berhasil mendidik anaknya menjadi penghafal Alquran sejak usia 8 tahun.


“Kalau belum bisa seperti saya mendidik anak di usia 8 tahun sudah hafal 30 juz Alquran, ndak usah sok nasehatin dengan ayat-ayat yang saya tahu itu cuma copy paste dari WAG,” cetus Dede.


Dede membagikan foto anaknya yang telah menjadi penghafal Alquran sejak usai 8 tahun.


“Foto: Anak saya Kenia Alysha Putri, usia 12 tahun, sudah hafal 30 juz Alquran sejak usia 8 tahun,” pungkas Komisaris PT Pelni ini. [Democrazy/pjst]