Apakah HRS Bakal Redup Ditelan Zaman? Begini Prediksi Pakar Intel | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Sabtu, 10 April 2021

Apakah HRS Bakal Redup Ditelan Zaman? Begini Prediksi Pakar Intel

Apakah HRS Bakal Redup Ditelan Zaman? Begini Prediksi Pakar Intel

Apakah-HRS-Bakal-Redup-Ditelan-Zaman-Begini-Prediksi-Pakar-Intel

DEMOCRAZY.ID - Habib Rizieq Shihab belakangan nampak tengah dihabisi dengan pendekatan hukum. 

Begitu kembali ke Indonesia, pentolan eks FPI itu diperkarakan dengan empat kasus pelanggaran protokol kesehatan. Lantas, bagaimana eksistensi HRS ke depan di mata pakar intel?


Terkait hal ini pakar intel-ijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menyebut sejauh ini belum bisa terlihat apakah memperkarakan HRS murni karena hukum atau ada alasan politis. 


Seperti apakah negara sudah lelah diganggu HRS, sehingga harus disudahi secara hukum.


Menurut dia, apabila melihat apakah ini murni hukum atau politis, nanti bisa dilihat di fakta-fakta persidangan yang ada.


“Karena itu kan nanti akan diuji secara detail, apakah itu nanti ada fakta-faktanya, buktinya, atau tidak. Kalau ternyata dari bukti-bukti yang disampaikan ternyata dianggap tidak benar berarti itu ada unsur lain,” kata dia dikutip di saluran Youtube Tagar, Sabtu 10 April 2021.


Namun apabila nanti ada bukti-bukti, saksi-saksi serta dianggap benar bersalah, maka itu murni masalah hukum. Jadi yang bisa menjawab itu sebenarnya ada pada keputusan di pengadilan.


Pakar Intel: HRS Masih Akan Berpengaruh


Saat ini, HRS diketahui tengah dihantam berderet kasus hukum. Peristiwa ini tentu memunculkan pertanyaan sendiri di benak publik, bagaimana dari kacamata pakar intel mengenai nasib dari HRS ke depan.


Apakah beliau akan redup ditelan zaman, atau tetap punya pengaruh menggerakan orang? 


Terkait hal ini Stanislaus menyebut figurnya bakal masih kuat di mata simpatisannya.


“Harus diakui, kalau dia masih akan memiliki pengaruh kuat di mata simpatisan dan pendukungnya yang cukup banyak itu. Itu tidak akan surut atas kasus hukum HRS,” kata dia.


Akan tetapi, untuk sementara HRS tentu saat ini dan ke depan tak akan memiliki panggung. 


Lantaran dia harus menghadapi proses hukum. Soal prediksi ke depan akankah dia kembali bersinar, kata pakar intel ini semua tergantung momentum.


Apakah di saat bebas nanti ada amplifikasi yang kuat dari segi momentum dalam hal politis dan sebagainya. 


Jika ya, maka namanya akan membesar kembali. Sementara jika tidak, hanya akan kuat sebatas hubungan pendukung dan simpatisan.


Bakal Kena Hukuman


Sejauh ini dia menyebut untuk kasus hukum yang dihadapi, HRS nantinya masih bisa melakukan banding. 


Sehingga untuk saat ini, kata dia, masih jauh untuk menyatakan beliau salah atau tidak.


“Tetapi hingga kasus sampai P21 itu kan memerlukan BAP, ada saksi, ada bukti yang saya kira sudah mendekati ke arah-arah memang ke sana,” katanya.


Soal perkiraan akan dipenjara berapa lama kira-kira Habib Rizieq, sejujurnya Stanislaus tak bisa melihatnya. 


Akan tetapi dia hanya memastikan kemungkinan Habib Rizieq memang akan kena hukuman.


"Dan jika itu benar dilakukan, maka bukan karena personal dan situasi politik, tapi juga ada bukti-bukti HRS melakukan kesalahan,” kata dia lagi. [Democrazy/hps]