Teroris Perempuan Serang Mabes Polri, Netizen: Pelaku Bercadar Belum Tentu Muslim! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Rabu, 31 Maret 2021

Teroris Perempuan Serang Mabes Polri, Netizen: Pelaku Bercadar Belum Tentu Muslim!

Teroris Perempuan Serang Mabes Polri, Netizen: Pelaku Bercadar Belum Tentu Muslim!

Teroris-Perempuan-Serang-Mabes-Polri-Netizen-Pelaku-Bercadar-Belum-Tentu-Muslim

DEMOCRAZY.ID - Markas Besar Polri baru saja diserang dua terduga teroris. 

Kedua terduga pelaku tersebut hendak masuk ke gerbang Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.


Dari kedua terduga teroris itu, satu di antaranya tewas ditembak mati aparat saat hendak menerobos masuk ke Markas Polri.


Hal itu terlihat dari rekaman video amatir yang beredar di media sosial. 


Dalam video tersebut, tampak situasi ketegangan diiringi dengan terdengarnya beberapa kali suara tembakan di lokasi kejadian.


Peristiwa itu sendiri terjadi usai penangkapan terduga teroris dan ledakan bom bunuh diri di gereja Makassar pada pekan lalu.


Mengutip Tempo, Rabu 31 Maret 2021, satu terduga pelaku yakni seorang pria diamankan pihak kepolisian.


Sementara satu pelaku lainnya yang terlihat dalam video tampak mengenakan pakaian muslimah berwarna hitam dan bercadar.


Video peristiwa Markas Polri diserang teroris tersebut juga ikut dibagikan secara live lewat Instagram Tribunnews.com.


Dalam siaran live itu, tampak sejumlah komentar netizen. Beberapa di antaranya mengaku heran mengapa pelaku teroris kerap mengenakan pakaian cadar.


Menurut netizen, pelaku yang menggunakan cadar itu belum tentu muslim dan bisa saja hal itu hanya untuk menimbulkan fitnah kepada umat Islam.


"Kenapa pelakunya selalu menggunakan cadar. Islam lagi yang terkena fitnah padahal belum tentu tersangka itu muslim," ujar netizen Rudy Satria Merah.


Sementara netizen lainnya, Masran Pptp mengaku heran mengapa terduga pelaku teroris yang mengenakan cadar tersebut langsung ditembak mati aparat yang tengah berjaga di Mabes Polri.


"Baru terduga langsung ditembak mati aneh ya. Atau mungkin ada barang bukti," ujarnya. [Democrazy/trk]