Soroti Ketidakadilan Terpa Habib Rizieq, Amien Rais: Jangan Sampai "Hayya Alal Jihad" Diserukan di Indonesia! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 23 Maret 2021

Soroti Ketidakadilan Terpa Habib Rizieq, Amien Rais: Jangan Sampai "Hayya Alal Jihad" Diserukan di Indonesia!

Soroti Ketidakadilan Terpa Habib Rizieq, Amien Rais: Jangan Sampai "Hayya Alal Jihad" Diserukan di Indonesia!

Soroti-Ketidakadilan-Terpa-Habib-Rizieq-Amien-Rais-Jangan-Sampai-Hayya-Alal-Jihad-Diserukan-di-Indonesia

DEMOCRAZY.ID - Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Enam Laskar FPI Amien Rais mengomentari jalannya sidang Habib Rizieq Shihab yang disebut olehnya pengadilan sesat.

Amien Rais mengatakan, jangan sampai kalimat ajakan Hayya Alal Jihad keluar dari mulut Habib Rizieq karena bisa memunculkan dampak besar.


Hal itu diungkapkan Amien Rais dalam video berjudul "Jangan Sampai Keluar Seruan Hayya Alal Jihad" yang disiarkan melalui kanal YouTube-nya, Selasa (23/3/2021).


Pendiri Partai Ummat tersebut mengaku miris dan prihatin melihat jalannya sidang yang menurutnya tidak adil bagi Habib Rizieq.


"Apa kita harus seperti ini terus. Jadi semua ahli hukum (sebagian besar) mengatakan pengadilan sesat, hak seorang terdakwa diabaikan sama sekali. Saya kira itu melanggar HAM," ujar Amien Rais.


Amien Rais menilai Habib Rizieq merupakan salah satu tokoh Islam terkemuka sehingga dia heran kenapa kriminalisasi terhadapnya terus berjalan bahkan berlanjut sampai pengadilan.


Menyoroti hal itu, Amien Rais mengungkit kejadian di Khasmir yang jangan sampai terjadi pula di Indonesia yakni berkumandangnya seruan Hayya Alal Jihad.


"Saya cuma ingin menyampaikan, jangan sampai keluar dari lisan Pak Habib Rizieq itu misal ya seperti terjadi di Khasmir. Bagaimana orang India ketika terpojok lantas mengumandangkan Hayya Alal Jihad," tukas Amien Rais.


"Ini bukan dalam konteks azan, tetapi dari menara Masjid Khasmir terdengar seperti itu. Menimbulkan keberanian luar biasa, dan ketika kaum muslimin yang terpojok itu bangkit, kemudian seolah sudah apapun dikorbankan baik nyawa dan harta," sambung dia.


Amien Rais menerangkan, orang yang hendak menghina, menista, bahkan membunuh kaum muslimin kemudian mereda karena timbulnya keberanian.


Lebih lanjut, Amien Rais mengaku tidak melihat dalam diri Habib Rizieq upaya untuk melakukan pemberontakan atau penggulingan kekuasaan.


"Cuma ingin bagaimana negeri ini dibenahi, nilai-nilai agama Islam dimuliakan. Jangan sampai umat Islam mendapatkan diskriminasi atau demonisasi, seperti hantu yang ingin dimusnahkan," tuturnya.


Tak pelak, Amien Rais kemudian kembali menegaskan bahwa sidang Habib Rizieq terkesan tidak adil dan malah mengabaikan permohonan terdakwa.


Amien Rais melanjutkan, dirinya mengaku sempat bertemu salah seorang ulama yang membayangkan bagaimana jadinya apabila seruan Hayya Alal Jihad keluar dari mulut Habib Rizieq.


"Ada ulama yang mengatakan, pak Amien, andai kata waktu Habib Rizieq itu diborgol kemudian begini (angkat tangan), lalu dari mulut keluar Hayya Alal Jihad, Lalu bilang biadab, dia bilang itu. Itu akan ada 'gelombang elektronik' yang menyentuh kaum muslimin tergelitik," tegasnya.


Menyoroti hal itu, Amien Rais mengaku takut karena dia melihat bangsa berada pada puncak penghinaan. [Democrazy/sra]