Panas! Disebut Pembunuh, Putin Langsung Tantang Biden "Debat Online" Secara Live | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 19 Maret 2021

Panas! Disebut Pembunuh, Putin Langsung Tantang Biden "Debat Online" Secara Live

Panas! Disebut Pembunuh, Putin Langsung Tantang Biden "Debat Online" Secara Live

Panas-Disebut-Pembunuh-Putin-Langsung-Tantang-Biden-Debat-Online-Secara-Live

DEMOCRAZY.ID - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (18/3/2021) mengatakan bahwa dia dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk melakukan debat daring langsung dalam beberapa hari mendatang. 

Tantangan debat itu disampaikan Putin setelah Biden mengatakan bahwa menurutnya presiden Rusia itu adalah pembunuh, membawa hubungan diplomatik Moskow dan Washington ke titik terendah.


Berbicara di televisi, Putin mengutip nyanyian anak-anak Rusia untuk menanggapi tuduhan Biden terhadap dirinya, mengatakan bahwa "dia yang mengatakannya, melakukannya."


Dalam wawancara dengan ABC News yang disiarkan pada Rabu (17/3/2021) Biden mengatakan "Saya yakin" ketika ditanya apakah dia yakin Putin adalah seorang pembunuh. 


Komentar Biden itu mendorong Rusia untuk memanggil kembali duta besarnya dari Washington untuk konsultasi.


Dalam wawancara itu Biden juga menggambarkan Putin tidak memiliki jiwa, dan mengatakan dia akan membayar harga atas dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS November 2020, sesuatu yang dibantah Kremlin.


Biden dengan cepat memperpanjang pakta senjata nuklir dengan Rusia setelah dia menjabat. 


Tetapi pemerintahannya mengatakan akan mengambil jalur yang lebih keras dengan Moskow daripada yang dilakukan Washington selama masa jabatan Donald Trump, dan hanya terlibat jika ada manfaat nyata bagi Amerika Serikat.


Putin mengatakan dia terakhir kali berbicara dengan Biden melalui telepon atas permintaan presiden AS dan bahwa dia sekarang mengusulkan agar mereka melakukan percakapan lain, pada Jumat (19/3/2021) atau Senin (22/3/2021), yang akan diadakan melalui tautan video dan disiarkan langsung.


"Saya ingin menawarkan kepada Presiden Biden bahwa kami melanjutkan diskusi kami, tetapi dengan syarat kami melakukannya secara langsung, online, tanpa penundaan," kata Putin, ketika ditanya dalam wawancara televisi tentang komentar Biden.


Kedua pemimpin terakhir berbicara melalui telepon pada 26 Januari beberapa hari setelah Biden menjabat.


Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki pada Kamis mengatakan Biden tidak menyesal menyebut Putin sebagai pembunuh dan menepis pertanyaan tentang permintaan Putin untuk segera dihubungi di depan umum.


“Saya akan mengatakan presiden sudah melakukan percakapan dengan Presiden Putin, meskipun ada lebih banyak pemimpin dunia yang belum dia temui,” kata Psaki. [Democrazy/okz]