Masya Allah! 16 Tahun Lamanya Hilang karena Disapu Tsunami Aceh, Polisi Ini Akhirnya Ditemukan | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Rabu, 17 Maret 2021

Masya Allah! 16 Tahun Lamanya Hilang karena Disapu Tsunami Aceh, Polisi Ini Akhirnya Ditemukan

Masya Allah! 16 Tahun Lamanya Hilang karena Disapu Tsunami Aceh, Polisi Ini Akhirnya Ditemukan

Masya-Allah-16-Tahun-Lamanya-Hilang-karena-Disapu-Tsunami-Aceh-Polisi-Ini-Akhirnya-Ditemukan

DEMOCRAZY.ID - Bencana alam Tsunami Aceh pada 2004 silam memberikan duka mendalam bagi rakyat Indonesia. 

Hingga kini, bencana di Aceh tersebut masih dianggap bencana paling menyeramkan. 


Gampa bumi yang berada di Samudra Hindia terjadi pada pukul 08:58:53 WIB pada tanggal 26 Desember 2004. 


Episentrumnya terletak di lepas pantai barat Sumatra, Indonesia.


Guncangan gempa bumi tersebut berskala 9,1–9,3 dalam skala kekuatan Momen. 


Tentu saja, akibat bencana itu ratusan ribu orang di Aceh dinyatakan meninggal dan hilang. 


Namun, kini kabar gembira itu datang dari korp Polri. Seorang anggota polisi yang hilang saat bencana dikabarkan telah ditemukan. 


Ia adalah Abripda Asep. Anggota Polisi tersebut ditemukan di Rumah Sakit Jiwa. 


Hal itu diunggah di akun Instagram @ndorobeii. Sebanyak 10 ribu orang menyukai unggahan tersebut, dan turut memberikan komentarnya.


Akun @ndoroboii mendapatkan informasi tersebut dari @yuri_mbeling. 


Ia diduga juga anggota Polri. Mereka pun menceritakan kejadian peristiwa Tsunami Aceh. 


Masya-Allah-16-Tahun-Lamanya-Hilang-karena-Disapu-Tsunami-Aceh-Polisi-Ini-Akhirnya-Ditemukan

Gembira bercampur bingung saat seorang sahabat menginformasikan telah ditemukan seorang personil Polisi bernama Asep yang bertugas sebagai pasukan Bantuan Keamanan Operasional Brimob Resimen II Kedung Halang Bogor ke Polda Aceh dan bertugas sebagai Poskotis Brimob Peukan  Banda Aceh tahun 2004. Saat itu  Asep masih sebagai Bhayangkara Muda dan menyemat pangkat sebagai Ajun Brigadir Polisi  (Abrip).  Beliau adalah lulusan Sekolah Tamtama Polri tahun 1999/2000.  


Pada saat terjadi Tsunami yang mengguncang Aceh pada tahun 2004 beliau sedang  bertugas pada posko pengamanan mengingat waktu itu Aceh sedang bergejolak politik dengan adanya Gerakan Aceh Merdeka (GAM).


Tsunami pagi itu menyapu bersih posko tempat Asep  bertugas bersama seluruh bangunan lainnya  yang ada hingga rata tanah dan menelan korban jiwa hingga puluhan ribu jiwa. Asep dilaporkan hilang sebagai akibat bencana Tsunami Aceh dan digelar sebagai Abrip Anumerta Asep.


Perasaaan haru para sahabat di Polda Aceh saat ada informasi dari pihak rumah sakit JIwa Zaenal Abidin Banda Aceh kalau salah satu pasiennya diduga adalah personil POlri. Bripka Indra bersama rekan-rekannya langsung kerumah sakit dan mendapati Asep sedang berada ditengah para pasien ODGJ. Saat mereka datang Abrip Asep tidak merespon dengan normal.


Hal inipun bisa dimaklumi.  Sampai sejauh ini  pihak rumah sakit telah mencocokan ciri fisik serta ciri lainnya dan  mendekati ciri seorang Abrip Asep.  


Kecocokan ini masih perlu koordinasi dengan pihak keluarganya di Palembang. 


Suasana hari ini belum bisa digambarkan dengan kata-kata lantaran rasa haru yang tak berpenghabisan dari para sahabat apalagi keluarga. 


Enam belas tahun 3 bulan Abrip Asep hilang dan dikabarkan sudah meninggal dunia akibat sapuan Tsunami Aceh 2004 kini ditemukan kembali sebagai seorang yang sempurna meski mengalami gangguan jiwa.


Rasa syukurpun tak henti-hentinya bagi Sang Khalik pemberi Kehidupan atas mukjizat ini. Keluarga Besar Polri akan berbahagia atas informasi ini.


Dari unggahan itu, para warganet pun memberikan komentar dan ikut terharu. 


"Memang mirip tapi yg skrg udah agak tua, secara 16th berlalu,ya Alloh ikut terharu," tulis @gufron_ahmad18.


"Ya Allah semoga bs sembuh normal seperti dl lg Aamiin," tulis @avarakenzei.


"Marinding,Terharu,sedih,bahagia,aku ingat banget wkt Thn 2004,hujan ngk ada henti2nya,byk2 selamat msh bs ketemu klrga walau belasan Thn dinyatakan hilang," tulis @sultana_bendah


"Gimana tuh status kedinasannya? Dan status pangkatnya apabila itu benar2 pak asep?," tulis @hardijantoferryseptian. [Democrazy/sra]