MRT Jakarta Raih Rekor Muri Penyedia Fasilitas Sepeda Terbanyak | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 26 Maret 2021

MRT Jakarta Raih Rekor Muri Penyedia Fasilitas Sepeda Terbanyak

MRT Jakarta Raih Rekor Muri Penyedia Fasilitas Sepeda Terbanyak

MRT-Jakarta-Raih-Rekor-Muri-Penyedia-Fasilitas-Sepeda-Terbanyak

DEMOCRAZY.ID - PT MRT Jakarta memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) pada Kamis, 25 Maret 2021. 

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, perusahaannya dinobatkan sebagai operator transportasi publik yang menyediakan fasilitas sepeda terbanyak.


"Kami akan melihatnya sebagai suntikan motivasi kepada MRT Jakarta dan publik untuk betul-betul mendorong sebuah proses bersama kolaborasi transportasi publik," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 26 Maret 2021.


Rekor MURI itu diberikan karena PT MRT Jakarta menyediakan beragam fasilitas bagi pesepeda di stasiun. 


Fasilitas itu antara lain 26 unit rak sepeda di 13 stasiun, 41 unit rambu petunjuk sepeda, jalur khusus sepeda di sepanjang koridor MRT, dan shelter sepeda di Stasiun Dukuh Atas.


Kemudian kereta khusus di setiap rangkaian untuk sepeda lipat (kereta nomor 3 dan 4) serta yang terbaru sepeda non-lipat diizinkan naik di kereta nomor 6.


Untuk itulah, lanjut William, pihaknya membuat tempat parkir sementara dan akses sepeda non-lipat di stasiun Bundaran HI, Blok M, dan Lebak Bulus.


Selain itu, ada juga elevator untuk sepeda lipat, pintu pengetapan khusus sepeda, dan kerja sama MRT Jakarta dengan Jakarta Bike Hub.


William berujar, akses sepeda di kereta Ratangga turut mendorong perbaikan kualitas udara Ibu Kota dan menjadi salah satu solusi kemacetan.


"Seiring dengan adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik," ujar dia.


Menurut, kolaborasi antarmoda bakal meningkatkan mobilitas dan mengubah gaya hidup masyarakat. 


Hal inilah didorong MRT Jakarta untuk menumbuhkan minat masyarakat naik transportasi publik hingga 60-70 persen pada 2030. 


Saat ini hanya sekitar 20 persen warga Jakarta yang menggunakan kendaraan umum. [Democrazy/tmp]