Jelang Penentuan Demokrat: Kubu AHY Gelar Nobar, Moeldoko Katanya Sibuk Urus Rakyat | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Rabu, 31 Maret 2021

Jelang Penentuan Demokrat: Kubu AHY Gelar Nobar, Moeldoko Katanya Sibuk Urus Rakyat

Jelang Penentuan Demokrat: Kubu AHY Gelar Nobar, Moeldoko Katanya Sibuk Urus Rakyat

Jelang-Penentuan-Demokrat-Kubu-AHY-Gelar-Nobar-Moeldoko-Katanya-Sibuk-Urus-Rakyat

DEMOCRAZY.ID - Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menggelar nonton bersama pengumuman keputusan nasib kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) pimpinan Moeldoko yang akan dirilis oleh Menkumham Yasonna Laoly siang ini, Rabu (31/3).

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra telah mengonfirmasi agenda nobar tersebut.


Pantauan media di Aula Nusantara Kantor DPP Demokrat, persiapan untuk menggelar nonton bareng juga tengah disiapkan.


Kader dan simpatisan Demokrat juga tampak memenuhi area sekitar Kantor. AHY tiba di Kantor DPP sekitar pukul 11.16 WIB.


Sejumlah anggota Satgas Rajawali Demokrat juga terlihat berjaga baik di depan gerbang kantor, maupun di dalam area kantor.


Diketahui, Menkumham Yasonna Laoly akan mengumumkan keputusan terkait permohonan pendaftaran kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara pada hari ini, Rabu (31/3).


Berdasarkan undangan yang diterima, Yasonna akan didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kemenkumham Cahyo R. Muzhar dalam mengumumkan keputusan terkait permohonan pendaftaran kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB.


Ketum Demokrat KLB Moeldoko di tempat terpisah memilih tetap menjalankan tugasnya sebagai kepala staf presiden di Istana sementara Yasonna mengumumkan nasib Demokrat.


"Pak Moeldoko tetap menjalankan tugas-tugas negara," kata Juru Bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, lewat pesan singkat, Rabu (31/3).


Ia pun menyatakan bahwa pihaknya tidak menyelenggarakan kegiatan di sebuah lokasi untuk menyaksikan pengumuman Yasonna secara bersama-sama.


Menurutnya, kader Partai Demokrat hasil KLB akan menyaksikan pengumuman Yasonna dari lokasi masing-masing.


"Masing-masing saja," kata Rahmad.


Kader Demokrat AHY, Herzaky meyakini keputusan yang dibuat pemerintah tetap bersandar Undang-undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (Parpol), Permenkumham Nomor 34 Tahun 2017, serta Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat 2020.


"Kami memiliki keyakinan kuat, pemerintah, melalui Kemenkumham, akan memutus kasus ini dengan objektif dan adil," kata Herzaky.


Sementara salah satu kader Demokrat Moeldoko, Ilal Ferhard, menyatakan pihaknya akan menerima apapun hasil pengumuman yang disampaikan Kemenkumham nantinya. 


Diterima atau ditolak, menurutnya, kubu Moeldoko akan berlapang dada.


"Memang dari awal pasca KLB berlangsung, kami dari kubu Pak Moeldoko, sebagai ketua umum kami, mengatakan apa pun yang terjadi, apa pun putusan-putusan oleh Kemenkumham, jelas kami menerima dengan lapangan dada," kata Ilal. [Democrazy/cnn]