Ini 3 Besar Parpol Versi Survei Charta Politika Terbaru | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Minggu, 28 Maret 2021

Ini 3 Besar Parpol Versi Survei Charta Politika Terbaru

Ini 3 Besar Parpol Versi Survei Charta Politika Terbaru

Ini-3-Besar-Parpol-Versi-Survei-Charta-Politika-Terbaru

DEMOCRAZY.ID - Charta Politika Indonesia merilis temuan survei nasional tentang elektabilitas partai politik jika pemilihan anggota DPR dilakukan saat ini.

Hasilnya, PDI Perjuangan menempati posisi pertama partai politik yang dipilih oleh masyarakat.


Metode survei yang digunakan metode sampling pengacakan sistematis sebanyak 1.200 responden. 


Toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. 


Survei dilakukan pada 20-24 Maret 2021. Responden merupakan warga negara Indonesia yang berusia di atas 17 tahun.


Charta Politika menjelaskan survei ini melontarkan pertanyaan jika pemilu legislatif diselenggarakan pada saat ini dan diikuti oleh 18 partai. 


Ada 20,7 persen masyarakat yang menentukan pilihan ke Partai berlambang moncong putih itu.


"Seandainya, pemilu legislatif untuk memilih anggota DPR RI dilaksanakan hari ini dan diikuti oleh partai politik di bawah ini, partai apa yang anda pilih?, PDIP 20,7 persen," tulis Charta Politika dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/3/2021).


Di posisi kedua, ada Gerindra yang dipilih dengan persentase 14,2 persen. 


Kemudian, di posisi ketiga ada PKB dengan persentase 9,7 persen.


"Gerindra 14,2 persen, PKB 9,7 persen," tulis Charta Politika.


Setelah PKB, ada PKS yang membuntuti dengan persentase 8,2 persen. 


Sementara itu, Golkar menempati posisi kelima dengan persentase 7,8 persen.


Hasilnya sebagai berikut:


-PDIP 20,7 persen

-Gerindra 14,2 persen

-PKB 9,7 persen

-PKS 8,2 persen

-Golkar 7,8 persen

-Nasdem 5,4 persen

-Demokrat 4,2 persen

-PPP 2,2 persen

-PSI 1,8 persen

-PAN 1,0 persen

-Perindo 0,8 persen

-Hanura 0,6 persen

-Garuda 0,4 persen

-Berkarya 0,3 persen

-PKPI 0,2 persen

-Gelora 0,2 persen

-Ummat 0,1 persen

-PBB 0,1 persen