Geger! Ustadz Ini Sebut Nahdlatul Ulama Liberal Dibentuk Yahudi | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Kamis, 25 Maret 2021

Geger! Ustadz Ini Sebut Nahdlatul Ulama Liberal Dibentuk Yahudi

Geger! Ustadz Ini Sebut Nahdlatul Ulama Liberal Dibentuk Yahudi

Geger-Ustadz-Ini-Sebut-Nahdlatul-Ulama-Liberal-Dibentuk-Yahudi

DEMOCRAZY.ID - Sebuah video memperlihatkan diduga pendakwah Ustaz Munzir Muallaf sebut jaringa Nahdlatul Ulama  atau NU liberal dibentuk oleh Yahudi.

Video ceramah diduga Ustaz Munzir Muallaf tersebut dibagikan seorang pengguna Twitter FaGtng, seperti dilihat pada Rabu 24 Maret 2021.


Dalam video itu, tampak seorang pendakwah pria mengenakan kopiah putih tengah berceramah di sebuah acara seminar.


Pada narasi di video tersebut tertulis nama penceramah, 'Ustaz Munzir Muallaf'.


Terdengar di video itu, pendakwah diduga Ustaz Munzir Muallaf mengatakan bahwa Yahudi telah berhasil membentuk empat organisasi yang saat ini sudah masuk di semua kampus di Indonesia.


"Yahudi berhasil membentuk empat (organisasi). Secara ilmiah mereka sudah masuk semua kampus di Indonesia," ujar penceramah diduga Ustaz Munzir Muallaf.


Keempat organisasi itu, kata Munzir, yakni Jaringan Iblis Lokal (JIL), Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIM), Ikatan Nahdlatul Ulama Liberal (INUL) dan Jaringan Islam Nusantara (JIN).


"Satu, JIL. Jaringan Iblis Lokal. Kedua JIM, Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah. Ketiga, INUL, Ikatan Nahdlatul Ulama Liberal dan JIN, Jaringan Islam Nusantara," ungkapnya.


Ia pun menyebut keempat organisasi itu dibentuk dan berada di belakang Yahudi.


"Siapa di belakang (mereka)? Yahudi," tutur Ustaz Munzir Muallaf.


Adapun kesamaan keempat organisasi itu, menurutnya yakni sama-sama menganggap bahwa semua agama adalah sama dan menolak penerapan syariat Islam di Indonesia.


Selain itu, lanjut Munzir, keempat organisasi itu juga menilai jilbab bukanlah syariat Islam melainkan budaya Arab.


"Bahasa diangkat, satu semua agama sama. Kedua, menolak penerapan syariat Islam. Yang ketiga, jilbab bukan syariat tapi budaya Arab," kata pendakwah diduga Ustaz Munzir Muallaf tersebut.


Video itu pun sontak menuai reaksi dari Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.


Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter meminta agar pendakwah yang berbicara dalam video itu segera ditangkap.


Pasalnya, menurut Ferdinand, apabila ceramah pendakwah diduga Ustaz Munzir Muallaf itu dibiarkan maka Indonesia akan menjadi negara seperti di Timur Tengah.


"Pak Polisi, kalau ini dibiarkan, maka Indonesia kedepan akan menjadi neraka bumi seperti Suriah, Yaman dan Afganistan yang perang terus. Segera tangkap orang ini," ujarnya. [Democrazy/sra]