Gara-gara 'Kontrak', Prabowo Subianto Akui Siap Mati Sejak Usia 18 Tahun | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 19 Maret 2021

Gara-gara 'Kontrak', Prabowo Subianto Akui Siap Mati Sejak Usia 18 Tahun

Gara-gara 'Kontrak', Prabowo Subianto Akui Siap Mati Sejak Usia 18 Tahun

Gara-gara-Kontrak-Prabowo-Subianto-Akui-Siap-Mati-Sejak-Usia-18-Tahun

DEMOCRAZY.ID - Nama Prabowo Subianto mungkin sudah tak asing lagi di telinga sebagian masyarakat Indonesia.

Sosoknya yang aktif berkecimpung di dunia politik tanah air membuat Prabowo Subianto mampu menciptakan keintiman tersendiri dengan para pendukungnya.


Tak jarang saat berbicara di atas mimbar, Prabowo Subianto berulang kali mendeklarasikan dirinya siap untuk berdedikasi penuh pada masyarakat.


Baru-baru ini diketahui Prabowo kembali mengikrarkan tekadnya untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.


Hal tersebut diketahui dari hasil pantauan video yang diunggah oleh akun Instagram @indonesiaadilmakmur pada Kamis, 19 Maret 2021.


Video tersebut berisi penggalan pidato yang disampaikan oleh Prabowo Subianto dan dilengkapi dengan sebuah keterangan singkat.


"Sejak usia 18 tahun Pak @Prabowo sudah siap mati untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata akun @indonesiaadilmakmur dalam kolom keterangan singkat unggahannya.


Pidato Prabowo Subianto itu diawali dengan cerita masa remaja yang pada akhirnya dapat membentuk pribadinya di masa kini.


Dia mengatakan bahwa sejak remaja kerap ditanamkan nilai-nilai nasionalisme yang tinggi sehingga kecintaannya pada Indonesia terus tumbuh di dalam hati.


Hal itu juga yang dirasanya menjadi sebuah 'kontrak' yang harus dia penuhi.


"Itu adalah nilai-nilai yang kita terima, dan pada saat itu ada semacam kontrak dalam hati, kita waktu umur 18 tahun di gembleng," ucap Prabowo.


Semangat kebangsaan yang membara diakui Prabowo dapat membawa keberanian dalam dirinya.


Dia mengaku rela mati asalkan rakyat yang jadi prioritasnya bisa sejahtera.


"Umur remaja kita sudah tekad, ya tidak masalah biar saya mati yang penting rakyat-rakyat sejahtera," tuturnya.


Prabowo Subianto juga menyampaikan bahwa nilai-nilai yang tertanam di hatinya, disampaikan juga kepada prajurit-prajuritnya.


"Saya kira, itu kontrak yang tertanam di hati saya, saya tanamkan pada junior-junior saya, prajurit-prajurit saya," katanya.


Jika nilai patriotisme itu sudah dipeluk, Prabowo meminta agar siapa pun masyarakat Indonesia tetap berjuang dan jangan sekali-kali menyerahkan tanah sejengkal pun pada pihak asing.


"Jangan sekali kali menyerah, berdiri di atas kaki sendiri, jangan menyerahkan satu jengkal tanah pun," ujarnya. [Democrazy/pkry]