GAWAT! Korut Tembak Rudal 2,5 Ton ke Laut Jepang sampai Bikin Korsel dan AS Siaga, Perang Dunia 3 Segera Dimulai? | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 26 Maret 2021

GAWAT! Korut Tembak Rudal 2,5 Ton ke Laut Jepang sampai Bikin Korsel dan AS Siaga, Perang Dunia 3 Segera Dimulai?

GAWAT! Korut Tembak Rudal 2,5 Ton ke Laut Jepang sampai Bikin Korsel dan AS Siaga, Perang Dunia 3 Segera Dimulai?

GAWAT-Korut-Tembak-Rudal-2-5-Ton-ke-Laut-Jepang-sampai-Bikin-Korsel-dan-AS-Siaga-Perang-Dunia-3-Segera-Dimulai

DEMOCRAZY.ID - Di tengah polemik terkait isu adanya Perang Dunia 3 yang bakal segera terjadi, Korea Utara (Korut) yang dipimpin oleh Kim Jong Un baru-baru ini dikabarkan menembakkan rudal berhulu ledak 2,5 ton ke wilayah perairan Jepang, bahkan bikin AS dan Korsel siaga.

Terlebih beberapa waktu lalu Kepala Angkatan Bersenjata Inggris Nick Carter sempat mengungkapkan, adanya ketidakpastian dan kecemasan global saat ini di tengah krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi dapat menyebabkan perang dunia.


Carter mengatakan peningkatan ketegangan regional dan kesalahan penilaian pada akhirnya dapat menyebabkan konflik yang meluas.


“Saya pikir kita hidup pada saat di mana dunia adalah tempat yang sangat tidak pasti dan gelisah dan tentu saja, dinamika persaingan global juga merupakan ciri hidup kita. Saya pikir risiko nyata yang kita miliki dengan cukup banyak banyak konflik regional yang sedang terjadi saat ini, apakah Anda bisa melihat eskalasi menyebabkan kesalahan perhitungan,” kata Carter mengutip Reuters.


GAWAT-Korut-Tembak-Rudal-2-5-Ton-ke-Laut-Jepang-sampai-Bikin-Korsel-dan-AS-Siaga-Perang-Dunia-3-Segera-Dimulai

Bahkan beberapa waktu lalu, tewasnya Mayor Jenderal dari Iran, Qassem Soleimani akibat serangan udara yang diluncurkan oleh Amerika Serikat (AS), disebut-sebut berpotensi terjadinya Perang Dunia 3.


Isu soal pecahnya perang dunia semakin meruak ketika pihak Iran menanggapi dengan pedas aksi serangan negeri Paman Sam tersebut ke negaranya. 


Pihaknya mengaku tak akan tinggal diam atas kematian Qassem Soleimani dan bertekad lancarkan aksi balas dendam kepada Amerika Serikat dengan cara yang kejam.


Belum lagi kehawatiran seputar pecahnya Perang Dunia III diperparah dengan masalah kekerasan yang berkecamuk di Timur Tengah, Eropa dan Rusia. 


Perang Dunia III ini juga dipicu dengan semakin meningkatnya senjata nuklir yang dikembangkan oleh beberapa negara.


Aksi Korut Tembak Rudal ke Laut Jepang


Berdasarkan laporan AFP, Korea Utara (Korut) dilaporkan kembali menembakkan rudal ke laut wilayah Jepang, pada Kamis, 25 Maret 2021 pagi.


Kepala staf gabungan militer Korea Selatan (Korsel) menyebut rudal diluncurkan ke Laut Jepang atau Laut Timur di Korea.


Kendati begitu, tak ada rincian lebih lanjut soal jenis perangkat atau berapa banyak yang ditembakkan secara total. 


Namun yang pasri, insiden ini dikonfirmasi terjadi setelah Pyongyang menembakkan dua rudal non balistik jarak pendek ke arah barat menuju China akhir pekan lalu.


Diduga kuat, tindakan Korut ini menyusul kunjungan pejabat tinggi AS yang membahas keamanan aliansi dan Asia, di mana Korut disebut sebagai pihak yang mengancam. 


Padahal sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengunjungi Jepang dan Korsel pekan lalu.


Korut sendiri jadi salah satu negara yang memiliki senjata nuklir dan dilarang mengembangkan rudal balistik berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB. 


Di tengah pelarangan tersebut, pihaknya justru dikabarkan telah membuat kemajuan pesat dengan menguji rudal yang mampu mencapai seluruh benua Amerika Serikat saat ketegangan meningkat pada tahun 2017.


Menurut kicauan dari akun Twitter @AuroraIntel, senjata tesebut merupakan rudal versi terbaru yang dibuat oleh pemerintah Korut dengan hulu ledak yang ditingkatkan jadi 2,5 ton.


“#NorthKorea telah merilis gambar rudal baru mereka, yang merupakan versi perbaikan dari peluru kendali taktis mereka, berat hulu ledaknya telah ditingkatkan menjadi 2,5 ton dengan menggunakan teknologi inti yang sama,” tulis akun @AuroraIntel pada Jumat, 26 Maret 2021.


Jepang, Korsel, Hingga Amerika Serikat Bersiaga!


Sedangkan menyadur dari media pemerintah, KCNA, manuver peluncuran rudal oleh Korut membuat Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) mulai bersiaga.


“Proyektil tersebut secara akurat mencapai target yang ditetapkan di perairan 600 kilometer di lepas pantai timur Korea,” bunyi laporan media pemerintah tersebut.


Dalam laporan tersebut, dikatakan pula bahwa uji tembak rudal taktis baru itu diawasi langsung oleh seorang anggota biro politik Partai Buruh yang berkuasa di Korea Utara bernama Ri Pyong-chol.


Pihak militer Korea Selatan memprediksi bahwa rudal tersebut ditembakkan dari provinsi Hamgyong Selatan, Korea Utara, dan terbang sekitar 450 kilometer (280 mil) sebelum jatuh ke Laut Jepang.


Ada spekulasi bahwa serentetan peluncuran misil terbaru Korut mungkin diatur waktunya dengan konferensi pers pertama Presiden AS Joe Biden, yang diadakannya pada Kamis malam.


Terbaru, anggota parlemen Korea Selatan diberi pengarahan oleh badan intelijen nasional (NIS) setelah peluncuran rudal terbaru Korut.


Pihaknya mengatakan kepada kantor berita Yonhap bahwa tekanan Biden dianggap jadi salah satu alasan di balik rentetan misil yang ditembakkan oleh Pyongyang dalam beberapa hari terakhir. [Democrazy/hps]