Eks Mensos Juliari Batubara Bantah Perintahkan Pungut Fee Rp10.000 dari Bansos Covid-19, Lalu Perintah Siapa? | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 22 Maret 2021

Eks Mensos Juliari Batubara Bantah Perintahkan Pungut Fee Rp10.000 dari Bansos Covid-19, Lalu Perintah Siapa?

Eks Mensos Juliari Batubara Bantah Perintahkan Pungut Fee Rp10.000 dari Bansos Covid-19, Lalu Perintah Siapa?

Eks-Mensos-Juliari-Batubara-Bantah-Perintahkan-Pungut-Fee-Rp10000-dari-Bansos-Covid-19-Lalu-Perintah-Siapa

DEMOCRAZY.ID - Mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara membantah dirinya memerintahkan bawahannya untuk memungut fee sebesar Rp10.000 per paket dari vendor penyedia bansos Covid-19.

Bantahan tersebut disampaikan eks Mensos Juliari Batubara saat menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin 22 Maret 2021.


"Tidak pernah (memerintahkan untuk pungut fee Rp10 ribu)," jawab Juliari Batubara yang hadir di persidangan secara daring.


Eks Mensos Juliari Batubara juga membantah telah menginstruksikan mantan Pejabat Pembuat Koitmen (PPK) sekaligus Kabiro Umum Kemensos RI Adi Wahyono untuk melibatkan para vendor yang nantinya dipilih sebagai penyedia program bansos Covid-19 di Jabodetabek.


Menurut dia, vendor bansos Covid-19 tersebut ditunjuk secara langsung lantaran di tengah situasi darurat.


"Saya pernah ikut sekali zoom meeting, saat itu menyampaikan kalau keadaan darurat sangat dimungkinkan penunjukkan langsung," ucap Juliari Batubara.


Sebagaimana diketahui, dalam sidang ini, Juliari Batubara dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.


Dalam kasus ini, Juliari Batubara dan Adi Wahyono telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi bansos penanganan Covid-19 di Indonesia.


Keduanya didakwa telah menyuap Juliari Batubara dengan total Rp3,2 miliar guna memuluskan penunjukan perusahaan penyedia bansos di Kementerian Sosial. [Democrazy/pkry]