Senator DKI: Tidak Dapat Dipungkiri, Jakarta Alami Transformasi Mobilitas Signifikan di Bawah Kepemimpinan Anies Baswedan | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 09 Februari 2021

Senator DKI: Tidak Dapat Dipungkiri, Jakarta Alami Transformasi Mobilitas Signifikan di Bawah Kepemimpinan Anies Baswedan

Senator DKI: Tidak Dapat Dipungkiri, Jakarta Alami Transformasi Mobilitas Signifikan di Bawah Kepemimpinan Anies Baswedan

Senator-DKI-Tidak-Dapat-Dipungkiri-Jakarta-Alami-Transformasi-Mobilitas-Signifikan-di-Bawah-Kepemimpinan-Anies-Baswedan

DEMOCRAZY.ID - Selama tiga tahun terakhir, DKI Jakarta mengalami transformasi mobilitas kota yang signifikan. Hal tersebut dikarenakan semakin bermutunya transportasi publik di ibukota.

Selain program integrasi antarmoda transportasi publik yang semakin mantap. 


Berbagai inovasi mulai dari perluasan jalur dan penambahan fasilitas sepeda, penataan kawasan transportasi, revitalisasi halte dan trotoar, dan penataan fasilitas pejalan kaki di kampung-kampung mulai membuahkan hasil.


Kini warga sudah nyaman menggunakan transportasi umum dan mulai beralih ke transportasi selain kendaraan bermotor, misalnya bersepeda atau berjalan kaki.


Demikian disampaikan Senator DKI Jakarta Fahira Idris menanggapio terpilihnya Gubernurnya, Anies Baswedan sebagai satu dari 21 Heroes 2021 oleh Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI).

 

“Adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri bahwa memang dalam tiga tahun terakhir ini terjadi transformasi mobilitas kota yang sangat signifikan di Jakarta,” tegasnya kepada redaksi, Selasa (9/2).

 

Menurut Fahira, paradigma pembangunan transportasi yang lebih mengutamakan pejalan kaki, pesepeda, dan transportasi publik dibanding kendaraan pribadi adalah sebuah keniscayaan yang harus ditempuh kota-kota besar seperti Jakarta.


Sebab, hanya dengan paradigma pembangunan seperti ini kompleksitas persoalan yang membelenggu kualitas sebuah kota yaitu kemacetan dan polusi udara yang berimbas kepada turunnya kualitas warga kota dan kerugian ekonomi bisa diselesaikan.


Paradigma pembangunan transportasi berkelanjutan seperti inilah yang sedang ditempuh oleh Gubernur Anies Baswedan dan Pemprov DKI Jakarta.

 

Dia menekankan bahwa pembangunan transportasi publik bukan hanya sebagai bentuk pelayanan pemerintah agar aktivitas warga kota lebih mudah dan berkualitas, tetapi juga dijadikan strategi untuk mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan produktivitas kota tersebut.


“Untuk itulah menciptakan transportasi yang terjangkau, adil, dan inklusif untuk semua menjadi jalan harus ditempuh kota-kota besar seperti Jakarta,” pungkas Fahira.


Anies bersama 20 orang lainnya termasuk CEO SpaceX dan Arsitek Produksi Tesla, Elon Musk dan Walikota Paris, Anne Hidalgo, terpilih karena keberhasilan transformasi mobilitas kota yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup seluruh warga. 


TUMI adalah organisasi asal Jerman yang mendorong inisiatif implementasi kebijakan tentang transportasi urban berkelanjutan. [Democrazy/rml]