-->

Breaking

logo

Selasa, 16 Februari 2021

Sejauh Mana PKS Perjuangkan Anies Baswedan untuk Pilpres 2024?

Sejauh Mana PKS Perjuangkan Anies Baswedan untuk Pilpres 2024?

Sejauh-Mana-PKS-Perjuangkan-Anies-Baswedan-untuk-Pilpres-2024

DEMOCRAZY.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan salah satu kepala daerah yang disebut-sebut masuk bursa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ( Pilpres) 2024 berdasarkan survei sejumlah lembaga riset politik. 

Hingga saat ini, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun memiliki pendukung setia.


Pendukungnya kebanyakan adalah masyarakat yang kontra dengan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). 


Salah satu partai politik yang berada di luar Pemerintahan Jokowi adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 


Sejauh mana PKS mampu memperjuangkan Anies Baswedan untuk ikut Pilpres 2024?


"PKS berjuang agar Pilkada 2022 dan 2023 tetap berjalan. Anies Baswedan salah satu figur yang berkualitas," ujar Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Hidup, Mardani Ali Seras, Selasa (16/2/2021).


Karena itu, kata legislator asal daerah pemilihan DKI Jakarta I atau wilayah Jakarta Timur ini, biarkan rakyat yang memilih siapa calon terbaik di 2024 dengan memberi ruang kontestasi di 2022 dan 2023. 


"PKS juga akan berjuang mengajukan kadernya pada Pemilu 2024," kata Mardani yang juga merupakan mantan Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017 ini.


Kendati demikian, Mardani enggan membeberkan siapa saja dari internal PKS yang disiapkan untuk bertarung di Pilpres 2024 mendatang. 


"Masih dinamis. Dan pimpinan partai punya peluang besar diajukan," katanya.


Sekadar diketahui, Anies Baswedan hingga saat ini bukan kader partai politik mana pun. 


Sebelum menjabat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan adalah salah satu anggota Kabinet Jokowi-Jusuf Kalla (JK), menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.


Sebelumnya lagi, Anies Baswedan menjabat sebagai salah satu Deputi Kantor Transisi Jokowi-JK bersama Akbar Faisal (NasDem), Hasto Kristiyanto (PDIP), Andi Widjajanto dan diketuai oleh Rini Mariani Soemarno. Kantornya di Jalan Situbondo Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat.


Adapun salah satu tugas tim transisi Jokowi-JK itu adalah mempersiapkan konsep kelembagaan pemerintahan, termasuk merancang arsitektur kabinet, sektor dan berbagai kebijakan. [Democrazy/sdnw]