Refly Harun: Anies Baswedan Capres yang Leading Dibanding Sosok yang Lain | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Minggu, 07 Februari 2021

Refly Harun: Anies Baswedan Capres yang Leading Dibanding Sosok yang Lain

Refly Harun: Anies Baswedan Capres yang Leading Dibanding Sosok yang Lain

Refly-Harun-Anies-Baswedan-Capres-yang-Leading-Dibanding-Sosok-yang-Lain

DEMOCRAZY.ID - Refly Harun menyebut Anies Baswedan sangat siap untuk maju ke pilpres 2024. 

Hal itu ia sampaikan dalam rangka menanggapi pernyataan Rocky Gerung soal posisi Anies yang sudah berada di garis start pilpres 2024.

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal Youtubenya pada Sabtu (6/1/2021) Refly Harun berpendapat bahwa Anies Baswedan siap menghadapi pilpres 2024. 


Kesiapan Anies, menurut Refly ada pada aspek pergaulannya dengan tokoh-tokoh internasional. 


Dalam bidang itu Anies dinilai lebih unggul dibanding Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo.


Di awal video tersebut, Refly membacakan sebuah berita yang membahas pernyataan Rocky Gerung soal kesiapan Anies di pilpres 2024. 


Senada dengan pernyataan Rocky, Refly menyebut Anies sangat siap. Kesiapan itu disebutkan bertolak dari reputasi Anies yang baik di kancah internasional.


"Jadi kalau kita bicara tentang dunia internasional ya Anies merupakan calon presiden yang leading, dibandingkan Ridwan Kamil, dibandingkan Ganjar Pranowo, dibandingkan sosok-sosok lainnya," ujar Refly.


"Karena pergaulan dia adalah bukan pergaulan bisnis tapi pergaulan intelektual sehingga dia dikenal di dunia internasional," lanjutnya.


Refly lantas membagikan sebuah kisah yang pernah disampaikan Anies padanya. 


Saat itu karena Anies bergaul dengan para pemimpin negara, ia sempat dikira sebagai perdana menteri Indonesia. 


Orang yang menyebjutnya seperti itu, tak tahu bahwa sistem pemerintahan di Indonesia adalah presidensil bukan parlementer.


"Pernah juga Anies bercerita, waktu itu sama-sama baru pulang dari Jepang. Dia dibilangin orang yang kagum sama dia 'kok  The Prime Minister mengangkat tasnya sendiri'," ujar Refly.


"Karena waktu itu dia muncul di BBC, dia (Anies) cerita begitu, dengan perdana menteri Turki, kemudaian Abdullah Badawi dari Malaysia debat tentang kepemimpinan dunia Islam, orang lain menyangka dia adalah Prime Minister (Perdana Menteri)," ucap Refly. 


Lebih lanjut, Refly menyebut kesiapan Anies seharusnya bukan hanya dari sisi reputasi dunia internasional saja. 


Prestasi sebagai Gubernur DKI, menurut Refly juga penting untuk menentukan kesiapan Anies menuju pilpres 2024.


"Jadi kalau bicara soal kesiapan, ya sangat siap. Hanya masalahnya ya kita harus paham, apakah Anies cukup punya prestasi sebagai gubernur DKI atau tidak," ujar Refly.


"Saya terus terang karena bukan pengamat perkotaan ya, saya tidak bisa mengatakan Anies sudah berhasil atau tidak berhasil selama menjadi gubernur di DKI sama seperti saya tidak bisa menilai apakah seorang Ganjar Pranowo berhasil atau tidak berhasil membangun Jawa Tengah," lanjut Refly.


Di bagian akhir video tersebut, Refly menyinggung soal Presidential Threshold atau ambang batas suara yang harus diraih parpol untuk bisa mengusung capres. 


Ia berandai-andai, jika Presidential Threshold hilang maka akan ada banyak calon yang berkompetisi di pilpres 2024 nanti, mulai dari Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Moeldoko, Airlangga Hartarto, Gatot Nurmantyo, Puan Maharani dan sebagainya. [Democrazy/sra]