Miris! Indeks Demokrasi Indonesia Kalah dengan Timor Leste | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 08 Februari 2021

Miris! Indeks Demokrasi Indonesia Kalah dengan Timor Leste

Miris! Indeks Demokrasi Indonesia Kalah dengan Timor Leste

Miris-Indeks-Demokrasi-Indonesia-Kalah-dengan-Timor-Leste

DEMOCRAZY.ID - Indeks demokrasi Indonesia kalah dengan Timor Leste. Timor Leste merupakan negara baru yang lepas dari Indonesia tahun 1999.

Indonesia menduduki peringkat ke-64 dunia dalam Indeks Demokrasi yang dirilis EIU dengan skor 6.3.


Meski dalam segi peringkat Indonesia masih tetap sama dengan tahun sebelumnya, namun skor tersebut menurun dari yang sebelumnya 6.48.


Ini merupakan angka terendah yang diperoleh Indonesia dalam kurun waktu 14 tahun terakhir.


Indonesia dikategorikan sebagai negara dengan demokrasi cacat.


Di kawasan Asia Tenggara, indeks demokrasi Indonesia sendiri ada di peringkat empat, di bawah Malaysia, Timor Leste, dan Filipina.


Ada lima indikator yang digunakan EIU dalam menentukan indeks demokrasi suatu negara, antara lain proses pemilu dan pluralisme, fungsi dan kinerja pemerintah, partisipasi politik, budaya politik, serta kebebasan sipil.


Di Indonesia, EIU memberikan skor 7.92 untuk proses pemilu dan pluralisme. 


Sementara itu, fungsi dan kinerja pemerintah dengan skor 7.50, partisipasi politik 6.11, budaya politik 4.38, dan kebebasan sipil dengan skor 5.59.


Indeks Demokrasi adalah sebuah indeks yang disusun oleh Economist Intelligence Unit (EIU) sejak tahun 2006, dengan tujuan untuk mengukur keadaan demokrasi di 167 negara di dunia.


The Economist Intelligence Unit (EIU) merilis Laporan Indeks Demokrasi 2020. 


Laporan tersebut menujukkan Norwegia meraih skor tertinggi yakni 9,81. Angka ini menjadikannya negara dengan indeks demokrasi tertinggi di dunia.


Di posisi kedua ada Islandia dengan skor 9.37, disusul Swedia dengan skor 9.26, Selandia Baru dengan skor 9.25, dan Kanada dengan skor 9.24. 


Adapun negara dengan indeks demokrasi paling rendah adalah Korea Utara, dengan skor 1.08.


Seperti dikutip dari media berbasis Jerman DW.com, EIU menyebut secara global indeks demokrasi dunia menurun dibandingkan tahun lalu. 


Rata-rata skor indeks demokrasi dunia tahun ini tercatat 5.37, menurun dari yang sebelumnya 5.44. 


Angka ini pun tercatat sebagai rata-rata skor terendah sejak EIU merilis laporan tahunannya pada 2006 silam.


Berdasarkan skor yang diraih, EIU akan mengklasifikasikan negara-negara ke dalam empat kategori rezim: demokrasi penuh, demokrasi cacat, rezim hibrida, dan rezim otoriter. 


Laporan juga menyebutkan bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak kepada demokrasi dan kebebasan di dunia.


"Pandemi menegaskan bahwa banyak penguasa menjadi terbiasa mengecualikan publik dari diskusi tentang masalah-masalah mendesak saat ini, dan menunjukkan elit pemerintah, bukan partisipasi populer, telah menjadi norma," ujar Joen Hoey penulis laporan EIU. [Democrazy/sra]