-->

Breaking

logo

Selasa, 16 Februari 2021

Marzukie Alie Sebut Sosok Ini Lebih Pantas Jabat Ketum Demokrat Daripada AHY

Marzukie Alie Sebut Sosok Ini Lebih Pantas Jabat Ketum Demokrat Daripada AHY

Marzukie-Alie-Sebut-Sosok-Ini-Lebih-Pantas-Jabat-Ketum-Demokrat-Daripada-AHY

DEMOCRAZY.ID - Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie tiba-tiba melontarkan pujian untuk Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Menurutnya, penolakan terhadap Ibas tidak akan sekeras kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.


Hal itu disampaikan Marzuki Alie dalam bincang-bincang yang ditayangkan akun Akbar Faizal Uncensored di YouTube, Senin (15/2/2024).


Awalnnya Akbar yang memandu wawancara itu bertanya kepada Marzuki soal kemampuan AHY sebagai ketua umum partai berlambang bintang mercy itu.


Namun, Marzuki tidak menjawab apakah putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mampu atau tidak.


“Mampu atau tidak itu nanti. Nanti 2024 hasilnya,” ujar Marzuki.


Menurutnya, Partai Demokrat harus memiliki mekanisme kaderisasi jika ingin menjadi partai modern.


Dengan demikian kader harus melalui tahap-tahap tertentu sebelum menduduki posisi di kepengurusan PD.


“Kalau bicara kaderisasi ya ada gradual,” tuturnya.


Mantan Ketua DPR RI ini lantas menyebut putra kedua SBY, Ibas.


Menurutnya, Ibas yang saat ini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Demokrat juga melalui tahapan untuk menduduki posisinya saat ini.


“Saya terus terang sangat apresiasi dengan Ibas. Jadi sekjen, ke (ketua) fraksi, mungkin sudah yang ketiga (menjadi anggota DPR, red),” sambung Marzuki.


“Kalau Ibas jadi ketua umum, terlepas dari kompetensi dan sebagainya, mungkin orang tidak terlalu resistans,” katanya.


Marzuki lantas membandingkan naiknya AHY ke pucuk pimpinan PD seperti ketika SBY mengusung Andi Mallarangeng sebagai calon ketua umum pada kongres PD di Bandung pada 2010.


“Ini sama saja Andi tahu-tahu muncul jadi calon ketua umum,” katanya.


Menurut Marzuki, saat itu faksi-faksi di internal Partai Demokrat yang menolak Andi Malarangeng langsung bersatu.


“Bersatu lho ini di dalam (PD) waktu Andi muncul jadi calon ketua umum. Saya merasakan denyut itu semua, karena saya di dalam,” tegasnya. [Democrazy/psid]