-->

Breaking

logo

Selasa, 23 Februari 2021

Lulung soal Banjir DKI Cepat Surut: Alhamdulilah Gubernur Anies Masih Ditolong Allah

Lulung soal Banjir DKI Cepat Surut: Alhamdulilah Gubernur Anies Masih Ditolong Allah

Lulung-soal-Banjir-DKI-Cepat-Surut-Alhamdulilah-Gubernur-Anies-Masih-Ditolong-Allah

DEMOCRAZY.ID - Anggota DPR RI Abraham Lunggana menyebut Gubernur DKI Anies Baswedan masih ditolong Tuhan dalam bencana banjir Jakarta yang surut dalam waktu satu hari atau lebih pendek dari tahun-tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah, ini Pak Anies ditolong Allah SWT. Ini juga sudah saya sampaikan ke beliau waktu kami melayat ke rumah almarhum pengurus Bamus [Betawi] Bang Azis Ambadar pada minggu lalu, 'saya bilang, Pak Anies, Anda ditolong Allah'," kata pria yang karib disapa Lulung itu, Selasa (23/2).


Menurut Lulung, pertolongan ini terlihat pada cuaca ekstrem dan hujan lebat serta banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia sepanjang awal 2021 termasuk di Jakarta.


"Nah ini di Jakarta banjir baru terjadi kemarin. Sesuai data di BPBD DKI yang terdampak hanya 200 dari total 30.000 RT di DKI atau hanya 0,6 persen yang terdampak. Dan Alhamdulillah, hari Senin pagi sudah surut 100 persen. Ini beda dengan dengan tahun-tahun lalu," katanya.


Menurut Lulung, tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat luapan air sungai di Jakarta tidak bisa dihindari. 


Apalagi durasi hujannya panjang pasti membuat volume air yang sangat besar.


"Lihat saja, kemarin selain Jakarta, di Bekasi, Depok dan Tangerang banjir semua, tanggul jebol, airnya tinggi," kata mantan anggota DPRD DKI Jakarta itu.


Haji Lulung mengaku senang karena durasi waktu banjir di Jakarta sangatlah cepat. 


Warga yang menjadi korban banjir pun hanya tinggal di tempat pengungsian tak lebih dari 24 jam.


"Jadi, saya bersyukur karena warga bisa langsung pulang ke rumah. Apalagi, sekarang lagi Covid-19, kasihan warga," kata Ketum Bamus Betawi itu.


Lihat juga: Janji Sumur Resapan Anies Jauh Panggang dari Api

Namun demikian, Lulung juga mengingatkan jajaran Pemprov DKI agar tetap bersiaga dan meningkatkan kinerja menyusul adanya prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem di Jakarta dan sekitarnya pada pekan ini.


"Jadi, apa yang sudah bagus Pemprov DKI tetap dipertahankan, begitu juga langkah antisipasi dalam penanggulangan banjir di Jakarta juga terus ditingkat. Seperti adanya pengerukan waduk, membuat drainase, menyiapkan pompa dan lain sebagainya," kata anggota DPR dari Dapil 3 DKI Jakarta itu (Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kep Seribu).


BMKG memprediksi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada 23-24 Februari 2021.


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) sendiri mengkritik kebijakan pembangunan di DKI yang membuat ibu kota darurat ekologis. 


Misalnya, reklamasi Teluk Jakarta. Selain itu, ada pula program penanggulangan banjir Anies yang tak jalan, seperti sumur resapan atau drainase vertikal. [Democrazy/cnn]