-->

Breaking

logo

Kamis, 18 Februari 2021

Fredy Kusnadi Kembali Lapor Polisi, Dino: Pencitraan Busuk!

Fredy Kusnadi Kembali Lapor Polisi, Dino: Pencitraan Busuk!

Fredy-Kusnadi-Kembali-Lapor-Polisi-Dino-Pencitraan-Busuk

DEMOCRAZY.ID - Dino Patti Djalal menilai aksi Fredy Kusnadi melalui kuasa hukum Tonin Tachta Singarimbun yang melaporkan dirinya ke Bareskrim sebagai pencitraan busuk dan lebay. 

Dia meminta polisi tak terkecoh oleh aksi drama semacam itu dan tetap fokus mengutamakan pelaporan keluarganya sebagai korban mafia tanah.


"Dari segi kriminologi, aksi-aksi lebai yang dilakukan Fredy Kusnadi (laporan "pencemaran nama baik" dll) adalah contoh menarik pola kelakuan sindikat kala kejahatannya mulai terekspos," tulis Dino di akun twitternya yang dikirimkan ke detikcom, Rabu malam. 


Dia melanjutkan, "Publik jangan terkecoh dengan pencitraan busuk mereka. Korban mafia tanah sudah banyak. Saatnya beri mereka pelajaran."


Kemarin, Tonin menyambangi Gedung Bareskrim untuk kembali melaporkan Dino dengan delik pencemaran nama baik terhadap kliennya, Fredy Kusnadi. 


Langkah serupa juga telah ditempuh melalui Polda Metro Jaya. Fredy tak terima dituding Dino melalui akun-akun media sosial sebagai dalang mafia tanah. 


Menurut Tonin, kliennya menguasai rumah Zurni Hasyim Djalal, ibunda Dino, lewat proses jual-beli yang sah.


Dalam tayangan program Blak-blakan di detik.com kemarin, Dino Patti Djalal memberikan respons terkait hal itu. 


Dia mengingatkan agar polisi tak terbawa oleh sandiwara Fredy melalui kuasa hukumnya tersebut. 


Sebab dalam kenyataannya, transaksi jual beli tak pernah terjadi. Ibunya tak pernah bertemu Fredy, dan tak pernah menerima uang dimaksud.


"Perkenalan aja gak ada. Ini orang siluman bener nih. Mana uangnya, kalau memang dia beli? Orang ini lihai, ngibulnya banyak dengan memakai pengacara. Tugas polisi adalah melindungi korban ya, jangan lupa. Melindungi rakyat," papar Dino. [Democrazy/dtk]