-->

Breaking

logo

Rabu, 17 Februari 2021

Beri Sambutan Pakai Kromo Inggil, Anies Baswedan Dipuji Ki Nanang

Beri Sambutan Pakai Kromo Inggil, Anies Baswedan Dipuji Ki Nanang

Beri-Sambutan-Pakai-Kromo-Inggil-Anies-Baswedan-Dipuji-Ki-Nanang

DEMOCRAZY.ID - Sambutan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara Nonton Wayang Kulit Virtual yang digelar Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) bersama Komunitas Pelestari Budaya Nusantara berhasil memukau sang dalang Ki Nanang.

Anies memberi sambutan secara virtual. Dia mengenakan baju lurik khas masyarakat jawa dan lengkap dengan blangkon di kepala.


Dalam sambutannya, Anies menggunakan bahasa kromo inggil atau bahasa jawa yang paling halus. 


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengawali sambutannya dengan menyapa sejumlah tokoh yang hadir.


“Ingkang kinormatan Bapak Dalang, Ki Nanang, sumawono rombongan. Ingkang kinormatan Bapak Yoga Mandira, Ketua Komunitas Pelestari Budaya Nusantara. Ingkang kinormatan Bapak Kondang Sutrisno, ketua umum Pepadi Pusat,” tuturnya sebagaimana diunggah di akun YouTube, REBORN TV, Rabu (17/2).


Anies melanjutkan dengan menyapa sejumlah nama lain dan hadirin yang menyaksikan pagelaran wayang ini secara virtual.


“Ingkang kinormatan Iwan Hendri Wardana, Gumilar Ekalaya, Ibu Esti. Ingkang tansah kawulo hormati soho tresnani, poro pemirso pandemen pagelaran seni wayang kulit, ingkang dhalu meniko kepareng mirsani ingkang pundikemawon panjenengan lenggah,” tuturnya.


Setelah itu, Anies meminta izin kepada penonton dan dalang untuk melanjutkan sambutannya dengan menggunakan bahasa Indonesia. 


Dia juga berharap Ki Danang memaklumi jika ada salah-salah kata dalam berbahasa Jawa.


“Kawulo badhe matur ngarso panjenengan mawi boso Indonesia. Semoga dimaklumi Pak Dalang,” sambungnya.


Ki Danang lantas memberi apresiasi tinggi untuk sambutan Anies. 


Menurutnya, bahasa jawa yang disampaikan Anies sangat bagus.


“Kulo sangat mengapresiasi, panjenengan, Bapak Anies berbahasa Jawa dengan sangat bagus,” pujinya.


Lebih lanjut, Anies menyampaikan rasa syukurnya atas gelaran wayang ini. 


Apalagi pagelaran bertujuan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan.


Anies juga memuji bahwa wayang merupakan media efektif dalam memawa pesan kepada masyarakat.


“Pernah digunakan melawan penjajahan, pernah digunakan membangun perasaan kebersamaan di awal kemerdekaan,” tuturnya.  [Democrazy/rmol]