Beredar Foto Pejabat Pemkab Agam Sebelum Kecelakaan Bus di Madina | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 09 Februari 2021

Beredar Foto Pejabat Pemkab Agam Sebelum Kecelakaan Bus di Madina

Beredar Foto Pejabat Pemkab Agam Sebelum Kecelakaan Bus di Madina

Beredar-Foto-Pejabat-Pemkab-Agam-Sebelum-Kecelakaan-Bus-di-Madina

DEMOCRAZY.ID - Dua kepala dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat (Sumbar), tewas dalam kecelakaan bus yang ditumpangi rombongan pejabat usai melakukan studi banding ke Kota Banda Aceh, Aceh. 

Bus masuk sungai di tepi jalan lintas Sumatera, tepatnya di Desa Lumban Pasir, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.


Pascakecelakaan beredar foto keceriaan para kadis ini saat berada di dalam bus nahas sebelum terjadinya peristiwa tersebut.


Dalam foto itu, tampak senyum ceria dari wajah para kepala dinas Pemkab Agam usai mengikuti studi banding ke Banda Aceh.


Namun nahas saat akan kembali pulang dari studi banding menuju Kota Lubuk Basung, Agam, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan masuk Sungai Bondar Batang Gadis karena diduga sopir mengantuk hingga hilang kendali.


Bus sempat menabrak pembatas jembatan sebelum terjun ke sungai sedalam 15 meter.


Dua korban meninggal dunia di lokasi yakni sopir bus David Chaniago dan Kadis Kominfo Pemkab Agam, Fauzan Helmy Hutasuhut. 


Sementara fatimah yang merupakan Kadis Lopperindag meninggal dunia usai menjalani perawatan selama 3 jam.


Kadis Perhubungan Madina, Hendra Edisa Putra mengatakan, lokasi bus masuk sungai memang terkenal sebagai lokasi rawan kecelakaan di Madina karena kondisi jalan yang menikung serta menyempit. 


Apalagi saat kecelakaan terjadi sang sopir dalam keadaan mengantuk.


“Tadi setelah kita konfirmasi dengan salah satu korban, beliau mengatakan tidak ada clash berarti memang kesalahan sopir sendiri. Jadi ini namaya kecelakaan tunggal,” katanya, Selasa (9/2/2021).


Karena itu, ke depannya ia berharap sopir bus yang melintasi lokasi tersebut harus lebih berkonsentrasi. 


“Saya harap kepada sopir agar berhati-hati memasuki daerah rawan karena banyak jalan menyempit maupun berlubang sehingga perlu konsentrasi yang lebih,” ucapnya.


Akibat kecelakaan bus yang berpenumpang 14 orang ini, 3 orang meninggal dunia termasuk sang sopir. [Democrazy/okz]