-->

Breaking

logo

Selasa, 16 Februari 2021

3 KKB Tewas saat Tantang Perang TNI, Begini Reaksi Jubir OPM

3 KKB Tewas saat Tantang Perang TNI, Begini Reaksi Jubir OPM

3-KKB-Tewas-saat-Tantang-Perang-TNI-Begini-Reaksi-Jubir-OPM

DEMOCRAZY.ID - Manajemen Markas Pusat Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) menjawab pernyataan TNI yang menyatakan telah menembak mati tiga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan, ketiga KKB Papua ditembak karena merampas senjata dan menantang perang TNI-Polri. 


Selama ini, mereka juga sering melakukan aksi teror dan penyerangan terhadap masyarakat dan aparat keamanan di Sugapa.


3-KKB-Tewas-saat-Tantang-Perang-TNI-Begini-Reaksi-Jubir-OPM

“Setelah dicocokkan dengan identitas dan beberapa barang bukti lain seperti surat pernyataan perang oleh KKSB, dipastikan ketiganya merupakan anggota dari KKSB yang selama ini sering melakukan aksi teror dan penyerangan terhadap masyarakat serta aparat keamanan di Sugapa,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (16/2/2021).


Menurutnya, Janius Bagau dan Januarius Sani turut menandatangani surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu yang lalu. 


“Sudah dikoordinasikan dengan Pemda setempat untuk pengurusan tiga jenazah KKSB itu,” pungkasnya.


Sementara itu, Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB OPM melalui Juru Bicara (Jubir) TPNPB-OPM Sebby Sambom ketiga orang tersebut masing-masing Janius Bagau, Justinus Bagau dan Soni Bagau yang ditembak mati bukanlah anggota TPNPB OPM melainkan warga sipil.


"Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB selalu mendapat konfirmasi dari Pimpinan TPNPB di setiap wilayah Perang bahwa Pasukan TPNPB tidak ada yang korban. Hal ini mereka biasa laporkan setelah baku tembak dengan Pasukan Militer dan Polisi Indonesia," kata Sebby Sambom.


"Maka klaim anggota TNI bahwa mereka telah menembak mati tiga anggota TPNPB itu tidak benar. Dan justru anggota TNI telah melakukan penembakan terhadap warga sipil," tandasnya. [Democrazy/okz]