-->

Breaking

logo

Jumat, 01 Januari 2021

Viral Video Pengawalan Ketat Vaksin COVID-19, Ini Penjelasan Polri

Viral Video Pengawalan Ketat Vaksin COVID-19, Ini Penjelasan Polri

Viral Video Pengawalan Ketat Vaksin COVID-19, Ini Penjelasan Polri
DEMOCRAZY.ID - Viral sebuah video menunjukkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian terkait pengiriman vaksin COVID-19 ke Bandung. Polri pun memberi penjelasan.

Di dalam video berdurasi 1 menit 17 detik yang viral itu, terlihat ada 4 truk terlihat membawa barang dengan muatan banyak melaju di sebuah jalan tol. 


Keempat truk tersebut dikawal secara ketat dengan sejumlah mobil dan motor pengawal dari kepolisian.


Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan video itu adalah pengawalan ketat terhadap vaksin COVID-19 yang diantarkan ke Bandung, Jawa Barat. 


Argo mengatakan alasan polisi melakukan pengawalan ketat agar kualitas vaksin tetap terjaga.


"Ya (pengamanan vaksin COVID-19)," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (1/1/2020).


Argo mengungkapkan sejumlah alasan mengapa pengiriman vaksin COVID-19 dilakukan dengan ketat. 


Salah satu alasannya karena vaksin itu beku dan hanya bisa bertahan dpada suhu tertentu.


"Vaksin itu ditempatkan di dalam wadah tertentu atau freezer yang mempunyai suhu tertentu," jelas Argo.


"Freezer tersebut mempunyai batas waktu untuk mencapai suhu tertentu," tambahnya.


Oleh karena itu, pengawalan ketat diperlukan supaya kendaraan pembawa vaksin COVID-19 bisa cepat sampai ke Bandung. 


Pengawalan bertujuan agar vaksin COVID-19 tidak rusak di jalan karena terganggu oleh suhu.


"Maka diperlukan perlakuan yang berbeda. Jangan sampai vaksin rusak karena keterlambatan," papar Argo.


Seperti diketahui, vaksin Corona (COVID-19) tambahan buatan Sinovac yang tiba di Indonesia Kamis (31/12) siang telah disimpan dan dibawa ke PT Bio Farma di Bandung, Jawa Barat. Tambahan dosis vaksin Sinovac tersebut sekitar 1,8 juta.


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, vaksin tiba di Biofarma pukul 18.00 WIB. Vaksin itu tiba dengan pengawalan ketat petugas gabungan.


"Paket vaksin sudah sampai ke gudang Biofarma, dikawal oleh Kepolisian, TNI, Polri dan karena itu menjadi instrumen vital kita tidak main-main dalam mengamankan dengan gabungan TNI, Polri ditugaskan menjaga," ucap Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil setelah melakukan peninjauan malam tahun baru di Kota Bandung, Kamil malam (31/12/2020).


Dia memastikan, vaksin tersebut akan dalam penjagaan dan penyimpanan yang ketat. 


Berdasarkan rencana Pemerintah Pusat, vaksin akan diberikan pada Januari 2021 secara terbatas bagi pihak-pihak yang diprioritaskan. [Democrazy/dtk]