-->

Breaking

logo

Jumat, 29 Januari 2021

Rocky Gerung Sindir Sandiaga Ikut Kampanye Wakaf Jokowi

Rocky Gerung Sindir Sandiaga Ikut Kampanye Wakaf Jokowi

Rocky-Gerung-Sindir-Sandiaga-Ikut-Kampanye-Wakaf-Jokowi
DEMOCRAZY.ID - Aktivis politik Rocky Gerung menyindir langkah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang mendukung Gerakan Nasional Wakaf Uang yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pekan ini.

Ia berpendapat seharusnya Sandi mencari terobosan ekonomi kreatif untuk membawa Indonesia keluar dari krisis pandemi ketimbang meminta uang via wakaf.


"Kreativitasnya di mana kalau sekadar meminta orang menyumbang duit atau mengeluarkan wakafnya untuk pemerintah? Itu kan enggak ada kreativitasnya," kata Rocky di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (27/1).


Rocky juga menilai wajar soal penolakan terhadap ajakan Sandi soal Gerakan Nasional Wakaf Uang. 


Baginya, itu terjadi karena krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah, terutama sebagian umat Islam.


"Dalam satu menit orang akan menganggap, 'Ini gimana sih, lo penjarain tokoh gue, sekarang lu minta umatnya dia untuk menyumbangkan ke lu? Otak lu di mana?'," ujar Rocky.


Dia berpendapat krisis kepercayaan itu juga saat ini mulai menyasar Sandiaga yang menerima pinangan dari Jokowi untuk masuk dalam kabinet.


"Sandi yang tadinya membawa makna baru dalam politik Indonesia sebagai politik harapan oleh emak-emak dan milenial, akhirnya dianggap sebagai bagian dari yang sedang berbohong, bagian yang tidak dipercaya," ucap Rocky.


Media telah coba meminta respons dari pihak Sandiaga Uno demi keberimbangan. Namun, Jubir Sandiaga, Kawendra Lukistian, belum memberi pernyataan resmi hingga berita diterbitkan.


Sebelumnya, Sandiaga mengunggah ajakan partisipasi dalam program Gerakan Nasional Wakaf Uang. Program itu diluncurkan Jokowi awal pekan ini.


Sandi menyebut dana dari wakaf uang akan digunakan mengatasi dampak pandemi. 


Dana akan digunakan untuk meningkatkan kegiatan sosial di tengah pandemi.


"Dana wakaf diharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dan membantu mempertahankan lapangan pekerjaan mereka," tulis Sandi dalam akun Instagramnya.


Unggahan itu diserbu komentar warganet. Ada 1.028 komentar saat media mengakses postingan itu. 


Sebagian warganet mengkritik langkah pemerintah menggunakan wakaf untuk menangani pandemi. [Democrazy/cnn]